Kapolsek Blangkejeren Bersama Warga Gotong Royong Bangun Akses Darurat Pascabanjir

AKURAAT 24

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:15 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Langkah cepat dan tanggap kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Gayo Lues dalam merespons kondisi darurat pasca bencana yang melanda wilayah tersebut. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, SIK, melalui Kapolsek Blangkejeren, Iptu Syamsuddin, SH, memimpin langsung kegiatan pembangunan jembatan penghubung sementara di Dusun Aih Bobo, Desa Rigeb, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu siang, 7 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan akses transportasi warga yang terputus akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pembangunan jembatan alternatif tersebut dilakukan secara gotong royong antara personel Polsek Blangkejeren, bhabinkamtibmas, dan masyarakat. Jembatan sementara yang dibangun terbuat dari material potongan pipa besi yang disambung dengan sistem las, membentang sepanjang kurang lebih 25 meter dengan lebar sekitar satu meter. Jembatan ini difungsikan sebagai akses penyeberangan bagi pejalan kaki, menggantikan jembatan lama yang hanyut diterjang banjir. Titik pembangunan jembatan terletak di jalur vital yang menghubungkan antara pusat Kota Blangkejeren dengan kampung-kampung di Kecamatan Dabun Gelang, serta menjadi salah satu jalur alternatif menuju Rumah Sakit Umum Daerah dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan dari lapangan, kondisi medan di sekitar lokasi cukup sulit, dengan sisa-sisa material banjir dan aliran air yang deras. Namun dengan kerja sama dan koordinasi yang solid antara kepolisian dan warga, pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Proses pemasangan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai pada pukul 16.30 WIB dalam kondisi aman dan lancar. Kapolsek Iptu Syamsuddin menyampaikan bahwa kehadiran aparat di lapangan bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai bagian dari solusi terhadap gangguan kehidupan warga di masa darurat.

Jalur Dusun Aih Bobo selama ini dikenal sebagai salah satu akses utama warga di kawasan timur Kabupaten Gayo Lues. Sebelum bencana terjadi, jalur ini biasa digunakan masyarakat dari berbagai desa sebagai jalan pintas menuju pusat pemerintahan dan pelayanan kesehatan di Blangkejeren. Setelah bencana banjir dan longsor merusak infrastruktur utama, keberadaan jalur ini menjadi semakin krusial sebagai penghubung kedua wilayah yang sempat terisolasi. Jalur utama lainnya, seperti yang berada di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, juga dilaporkan terputus dan rusak parah, sehingga memperkuat urgensi pembangunan jembatan sementara di jalur alternatif ini.

Dalam pernyataannya, Kapolsek Blangkejeren juga mengapresiasi semangat gotong royong warga yang turut terlibat dalam pengerjaan. Warga disebut tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga berinisiatif menyediakan material yang tersedia di sekitar lokasi. Banyak dari mereka yang telah beberapa hari tak dapat bepergian secara normal, bahkan akses untuk mengangkut bantuan maupun berobat ke fasilitas kesehatan utama terganggu total akibat putusnya sambungan jalur darat. Maka dari itu, keberadaan jembatan ini diharapkan bisa sedikit meringankan situasi, khususnya bagi pejalan kaki dan pengangkut kebutuhan darurat.

Kapolres Gayo Lues, dalam arahannya yang disampaikan melalui Kapolsek, menekankan pentingnya sikap tanggap dan kerja kolaboratif dalam setiap tahap pemulihan bencana. Kepolisian akan terus mendampingi masyarakat sepanjang masa tanggap darurat masih berlaku, termasuk dalam pengamanan distribusi bantuan, pemantauan daerah rawan longsor, hingga dukungan pelayanan trauma healing bagi warga terdampak. Langkah yang diambil oleh Polsek Blangkejeren sejalan dengan prinsip itu, di mana satuan wilayah menjadi garda terdepan mendeteksi kebutuhan di lingkup lokal sekaligus menyalurkan bantuan dengan pendekatan humanis.

Sementara itu, pihak pemerintah daerah juga sedang menyiapkan skenario pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan akses yang rusak. Namun karena kondisi cuaca yang masih ekstrem dan keterbatasan alat berat, proses tersebut diprediksi membutuhkan waktu. Karena itu, inisiatif pembangunan jembatan alternatif berbahan pipa besi ini menjadi satu-satunya solusi yang dapat dijalankan dalam waktu cepat dengan memanfaatkan material yang mudah dijangkau.

Keberhasilan penyelesaian jembatan di Dusun Aih Bobo tidak hanya mencerminkan solidaritas sosial di tengah bencana, tetapi juga menunjukkan bahwa aparat kepolisian memiliki peran strategis yang melebihi fungsi keamanan semata. Dalam situasi krisis, kehadiran mereka di garis depan pembangunan fasilitas darurat menjadi semangat yang menguatkan harapan warga untuk pulih. Di tengah tantangan yang masih besar pascabencana, kemitraan antara polisi dan masyarakat seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kembali kehidupan yang sempat terhenti.

Jembatan yang kini telah berdiri di atas aliran sungai yang sebelumnya tak bisa dilintasi ini setidaknya menjadi penghubung harapan, membuka kembali akses bagi anak-anak menuju sekolah, pasien menuju rumah sakit, dan petani menuju ladang-ladang mereka. Warga berharap, langkah serupa dapat terus dilanjutkan di titik-titik lain yang masih terputus, dengan dukungan segala pihak agar Gayo Lues dapat segera bangkit dari masa-masa sulit yang sedang dihadapi bersama. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Bupati dan Kapolres Gayo Lues Tinjau Lesten: Ajak Warga Bangkit Bersama dari Dampak Bencana
Meski Bukan Lembaga Sosial, KONI Gayo Lues Tunjukkan Kepedulian Nyata untuk Warga Terdampak
Diam-diam Rencanakan Pembunuhan, Pria di Gayo Lues Bunuh Dua Temannya Saat Mereka Tertidur
Tiga Hari Tembus Medan Ekstrem, Kapolres Gayo Lues Bersama Bupati dan Dandim Hadir Langsung di Tengah Warga Pining
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako ke Desa Terisolir di Kecamatan Pining
Kapolres Gayo Lues, Bupati, dan Dandim Terobos Medan Terjal Salurkan Bantuan ke Warga Pining
Polres Gayo Lues, Polsek Rikit Gaib dan Brimob bersama Warga Gotong Royong Siapkan Jembatan Darurat Pasca Banjir Bandang di Penomon Jaya
BAZNAS RI Salurkan Bantuan untuk Dua Dapur Umum Pengungsi di Kabupaten Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:01 WIB

Dengan Visi Pancasila dan UUD 1945, Samsuri S.Pd.I., M.A. Dideklarasikan sebagai Capres RI 2029

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:43 WIB

Ketua Umum AKPERSI Kecam Keras Bonnie Blue, Minta Dubes Ambil Tindakan Tegas atas Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:21 WIB

UU Perampasan Aset Solusi Mengembalikan Uang Negara yang Hilang Akibat Korupsi

Kamis, 6 November 2025 - 18:42 WIB

PW GPA DKI Jakarta Dukung Dianugerahinya Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Minggu, 2 November 2025 - 21:24 WIB

PW GPA DKI Jakarta Apresiasi Tuan Rumah Jambore Nasional Yang Berjalan Sukses Dan Penuh Hikmat

Jumat, 24 Oktober 2025 - 04:25 WIB

Sakti Mandraguna, Oknum Guru Di Bekasi Berstatus DPO Masih Aktif Mengajar

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:04 WIB

Revitalisasi Sekolah atau Rekayasa Anggaran? Dugaan Penyimpangan Proyek SMP PGRI 2 Ciambar Makin Menguat

Senin, 20 Oktober 2025 - 05:57 WIB

Dugaan Serangan Terencana, SWI Desak Polri Bentuk Tim Investigasi Khusus

Berita Terbaru