Program BGN, MBG Hadir Di Pesantren dan ciptakan gerakan pertumbuhan ekonomi

AKURAAT 24

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:27 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Rabu,10 Desember 2025- Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi generasi muda Indonesia.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN menggandeng berbagai lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren, untuk memastikan para santri mendapatkan asupan bergizi secara merata dan berkelanjutan. Salah satu contoh nyata implementasi program ini adalah di Kabupaten Kendal, tepatnya di Pondok Pesantren Al Fadllu 2.

Program MBG bertujuan memberikan akses makanan sehat, aman, dan bernutrisi kepada para santri setiap hari. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam pencegahan stunting, peningkatan kesehatan remaja, serta mendukung konsentrasi belajar dan kegiatan keagamaan di pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disambut oleh berbagai pihak seperti Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana dan jajaran atas komitmennya menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis bagi para santri di berbagai wilayah Indonesia. Program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam mendukung kesehatan, daya tahan tubuh, dan kualitas pembelajaran di lingkungan pesantren.

Salah satu implementasi program yang menjadi perhatian adalah pelaksanaannya di Kabupaten Kendal, tepatnya di Pondok Pesantren Al Fadllu 2. Melalui program ini, para santri menerima asupan makanan sehat, bergizi, dan seimbang setiap hari sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi remaja serta pencegahan stunting di lingkungan pendidikan keagamaan.

Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar menyampaikan bahwa program seperti ini sangat dibutuhkan di pesantren. “BGN telah menunjukkan keberpihakan nyata kepada para santri. Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga mendukung peningkatan konsentrasi belajar dan aktivitas keagamaan di pesantren.

Kami mengapresiasi pelaksanaan yang sudah berjalan dengan baik di Pondok Pesantren Al Fadllu 2 Kendal,” ujarnya.

Kami menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Pesantren yang selama ini menjadi pusat pendidikan karakter dan keagamaan perlu mendapat perhatian lebih dalam aspek kesehatan dan pemenuhan gizi santri.

Program yang dijalankan BGN ini juga mencakup edukasi gizi, peningkatan standar dapur pesantren, serta monitoring kualitas bahan makanan, sehingga manfaatnya tidak hanya jangka pendek tetapi berkelanjutan.

 

 

Program BGN, MBG Hadir Di Pesantren dan ciptakan gerakan pertumbuhan ekonomi
pesantren, seperti di Kabupaten Kendal Pondok Pesantren Al Fadllu 2, menunjukkan bahwa kolaborasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru yang produktif dan bermanfaat. program ini memberikan dampak ekonomi langsung, antara lain, Peningkatan permintaan hasil pertanian lokal, seperti beras, sayur, buah, dan protein hewani. Pemberdayaan UMKM dalam pengadaan bahan baku, pengolahan makanan, dan distribusi logistik. Penciptaan lapangan kerja baru di bidang pengelolaan dapur sehat, katering pesantren, dan transportasi bahan pangan. Stabilisasi ekonomi desa melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang berfokus pada perumusan kebijakan, koordinasi, serta implementasi program-program peningkatan gizi masyarakat Indonesia. BGN bekerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan dunia usaha untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas stunting. (Red)

Berita Terkait

Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:01 WIB

Dengan Visi Pancasila dan UUD 1945, Samsuri S.Pd.I., M.A. Dideklarasikan sebagai Capres RI 2029

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:43 WIB

Ketua Umum AKPERSI Kecam Keras Bonnie Blue, Minta Dubes Ambil Tindakan Tegas atas Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:21 WIB

UU Perampasan Aset Solusi Mengembalikan Uang Negara yang Hilang Akibat Korupsi

Kamis, 6 November 2025 - 18:42 WIB

PW GPA DKI Jakarta Dukung Dianugerahinya Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Minggu, 2 November 2025 - 21:24 WIB

PW GPA DKI Jakarta Apresiasi Tuan Rumah Jambore Nasional Yang Berjalan Sukses Dan Penuh Hikmat

Jumat, 24 Oktober 2025 - 04:25 WIB

Sakti Mandraguna, Oknum Guru Di Bekasi Berstatus DPO Masih Aktif Mengajar

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:04 WIB

Revitalisasi Sekolah atau Rekayasa Anggaran? Dugaan Penyimpangan Proyek SMP PGRI 2 Ciambar Makin Menguat

Senin, 20 Oktober 2025 - 05:57 WIB

Dugaan Serangan Terencana, SWI Desak Polri Bentuk Tim Investigasi Khusus

Berita Terbaru