Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

AKURAAT 24

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:44 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, 10 Desember 2025 – Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) sukses menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Konferensi Evaluasi HAM Sektoral: Implementasi Hak Dasar Pendidikan, Lingkungan Sehat, dan Kesehatan di Wilayah Bandung Raya.” Acara yang digelar tepat pada Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, 10 Desember 2025, di Sekretariat Braga, Bandung, ini menyoroti akar masalah ketidakpuasan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Kota Bandung.

Diskusi Gorowong Gagasan ini dihadiri oleh mahasiswa dan pelajar dari berbagai institusi di Kota Bandung, serta menghadirkan tiga pembicara kunci: Putra Jalu (Dosen STIKOM), Ilyas Ali Husni, S.Pd. (Aktivis Kota Bandung), dan Dr. Rafih Sri Wulandari, S.IP., M.S. (Aktivis Jawa Barat/Dosen Unla).

Kritik Moral di Tengah Kesenjangan Hak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pembicara memaparkan bahwa pemenuhan hak dasar di Bandung Raya masih menghadapi tantangan serius. Putra Jalu menyoroti kesenjangan dalam Hak Dasar Pendidikan, terutama terkait kualitas dan infrastruktur di pinggiran kota. Sementara Dr. Rafih Sri Wulandari menggarisbawahi perlunya pemerataan layanan dan tenaga medis untuk memastikan Hak Dasar Kesehatan dapat diakses oleh kelompok rentan.

Sorotan paling tajam datang dari Ilyas Ali Husni, S.Pd., yang membawa diskusi ke tingkat filosofis. Ia mengkritik keras kondisi moral bangsa yang mengalami dekadensi, di mana gelar dan ijazah tidak lagi berbanding lurus dengan etika publik.

“Hulu dari persoalan HAM adalah cara kita menilai manusia. HAM bukan slogan atau pasal undang-undang; ia kompas moral yang menentukan kualitas peradaban,” ujar Ilyas. Ia menegaskan bahwa pelanggaran HAM, termasuk perusakan Hak atas Lingkungan Sehat, adalah produk dari ekosistem moral yang retak, diperparah oleh apatisme publik dan mekanisme kekuasaan yang represif maupun ideologis.

Ilyas mendesak Generasi Z agar menjadikan HAM sebagai fondasi keberadaban dan memutus rantai ketakutan. “Obatnya bukan politik elektoral, melainkan determinasi moral: keberanian sipil, empati, integritas, dan solidaritas,” tegasnya.

IMA AMS: KKN Biang Keladi, Siap Mengawal

Ananda Putra, Ketua Pelaksana diskusi, menyatakan bahwa hasil kajian yang terkumpul akan segera dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan dan disampaikan kepada pemerintah daerah terkait.

Menutup acara tersebut, Sanjaya Martadipraja, Ketua Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS), menyampaikan pernyataan sikap yang sangat tegas. Sanjaya menyatakan bahwa hasil temuan diskusi akan menjadi dasar desakan IMA AMS kepada pemerintah.

“Hasil kajian ini akan kita lanjutkan dan serahkan ke pemerintah untuk mendesak segera menyelesaikan permasalahan terkait hak-hak dasar masyarakat Kota Bandung yang belum terpenuhi,” kata Sanjaya.

Lebih lanjut, Sanjaya secara eksplisit menunjuk praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) sebagai akar masalah utama yang menghambat pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

“Karena kami menganggap KKN-lah yang membuat semua ini terjadi. IMA AMS berkomitmen akan mengawal dan memantau proses ini hingga semua hak masyarakat di Kota Bandung terpenuhi tanpa terkecuali,” pungkas Sanjaya, menggarisbawahi komitmen jangka panjang organisasi mahasiswa tersebut. (Red)

Berita Terkait

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran BUMDes Desa Kerta mulya  Mencuat, Warga Pertanyakan Realisasi Dana KetahananPangan
Peringatan Hari HAM: BEM KM Unpas Gelar Evaluasi Kritis Peran Negara dalam Pemenuhan Hak Asasi Manusia
From Tribune for Indonesia
Chozin Kurnia: “Pembangunan Desa Harus Dirasakan Semua Warga”—Sinergi Pemdes dan BUMDes Kian Kuat
Menjelang Libur Nataru, Prabu Foundation Gelar FGD Bahas Upaya Pencegahan Radikalisme pada Remaja
XTC Indonesia Hidupkan Semangat Pelajar Bandung Lewat Liga Basket 3-on-3 Bergengsi
Adv. Sebir dan Istri Sandang Gelar BRM, Tegaskan Pentingnya Sertifikasi dan Ujian Kompetensi bagi Setiap Pengobat Tradisional di Indonesia
Dari 500 ke 1.000: Kabupaten Bandung Barat Berhasil Meningkatkan Produksi Pertanian , Ayam petelur dan Peternakan lainnya Dengan Program Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:01 WIB

Dengan Visi Pancasila dan UUD 1945, Samsuri S.Pd.I., M.A. Dideklarasikan sebagai Capres RI 2029

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:43 WIB

Ketua Umum AKPERSI Kecam Keras Bonnie Blue, Minta Dubes Ambil Tindakan Tegas atas Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:21 WIB

UU Perampasan Aset Solusi Mengembalikan Uang Negara yang Hilang Akibat Korupsi

Kamis, 6 November 2025 - 18:42 WIB

PW GPA DKI Jakarta Dukung Dianugerahinya Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Minggu, 2 November 2025 - 21:24 WIB

PW GPA DKI Jakarta Apresiasi Tuan Rumah Jambore Nasional Yang Berjalan Sukses Dan Penuh Hikmat

Jumat, 24 Oktober 2025 - 04:25 WIB

Sakti Mandraguna, Oknum Guru Di Bekasi Berstatus DPO Masih Aktif Mengajar

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:04 WIB

Revitalisasi Sekolah atau Rekayasa Anggaran? Dugaan Penyimpangan Proyek SMP PGRI 2 Ciambar Makin Menguat

Senin, 20 Oktober 2025 - 05:57 WIB

Dugaan Serangan Terencana, SWI Desak Polri Bentuk Tim Investigasi Khusus

Berita Terbaru