Proyek Jalan Wilayah Pelayanan V Jabar Menuai Kritik, Kualitas Pekerjaan Dinilai Tak Seimbang Anggaran

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:36 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – AKURAT24.COM // Pengelolaan anggaran negara dalam proyek Pekerjaan Rutin Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V Provinsi Jawa Barat kembali menjadi sorotan tajam publik. Proyek yang menyedot dana Rp13.675.041.000 dari APBD Provinsi Jawa Barat tersebut dinilai sarat persoalan transparansi dan minim pengawasan di lapangan.

Dana belasan miliar rupiah itu sejatinya dialokasikan untuk pemeliharaan rutin infrastruktur jalan dan jembatan demi menjamin kelancaran konektivitas antarwilayah. Namun, fakta di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara besarnya anggaran dengan keterbukaan informasi serta kualitas pelaksanaan pekerjaan.

Minim Transparansi di Lapangan
Sejumlah titik pekerjaan dilaporkan tidak dilengkapi papan informasi proyek sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan pengelolaan proyek pemerintah. Kondisi ini menyulitkan masyarakat untuk mengetahui rincian volume pekerjaan, nilai kontrak, hingga sumber pendanaan yang digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, muncul pula keraguan terhadap kualitas material dan metode pengerjaan yang dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang telah dicairkan. Hal ini memicu pertanyaan publik mengenai efektivitas penggunaan dana serta potensi pemborosan anggaran negara.
Dugaan Pelanggaran Keterbukaan Informasi
Masyarakat dan pemerhati kebijakan publik mengeluhkan sulitnya mengakses data penggunaan anggaran rutin tersebut. Padahal, UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik secara tegas mewajibkan badan publik membuka informasi yang berkaitan dengan penggunaan uang negara.

Kondisi ini dinilai mencederai prinsip akuntabilitas dan transparansi, sekaligus memperlemah fungsi pengawasan publik terhadap proyek strategis daerah.
Desakan Audit dan Pengawasan Ketat
Sejumlah aktivis transparansi anggaran di Jawa Barat mendesak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat agar segera membuka data proyek secara rinci dan mudah diakses.

“Anggaran Rp13,6 miliar bukan angka kecil. Tanpa transparansi dan pengawasan ketat, proyek rutin justru berpotensi menjadi celah kebocoran anggaran,” tegas salah satu perwakilan LSM.

Hingga berita ini ditalerbitkan, pengelola Wilayah Pelayanan V Provinsi Jawa Barat belum memberikan klarifikasi resmi atas berbagai temuan dan tudingan yang mencuat. Publik pun berharap Inspektorat Daerah, BPK, hingga aparat penegak hukum turun tangan melakukan audit menyeluruh demi memastikan uang rakyat benar-benar kembali dalam bentuk infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat.
Redaksi – A . S

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Giatja Lapas Narkotika Pematangsiantar Dan Peserta Magang Kemnaker Melaksanakan Pelatihan aplikasi Pupuk Organik Cair dari Sampah Sisa Sayur kepada WBP
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media
Kepala SMAN 2 Rambang Kuang Berikan Klarifikasi Terkait Isu Dugaan Mark-Up Dana BOS
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran BUMDes Desa Kerta mulya  Mencuat, Warga Pertanyakan Realisasi Dana KetahananPangan
PW GPA Sultra Refleksi Akhir Tahun Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Arah Pembangunan Bangsa dan Penegalan hukum di Indonesia
Deklarasi Capres RI 2029, PCN Usung Samsuri dengan Visi Berbasis Pancasila
Publik Apresiasi Kepada Kepala BNN RI Dan Jajaran Atas Keberhasilan Bongkar Kasus Narkoba Sepanjang 2025
Menko Polkam Kirimkan 4 Ton Bantuan dan Kendaraan Water Treatment untuk Korban Bencana Aceh

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:01 WIB

Dengan Visi Pancasila dan UUD 1945, Samsuri S.Pd.I., M.A. Dideklarasikan sebagai Capres RI 2029

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:43 WIB

Ketua Umum AKPERSI Kecam Keras Bonnie Blue, Minta Dubes Ambil Tindakan Tegas atas Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:21 WIB

UU Perampasan Aset Solusi Mengembalikan Uang Negara yang Hilang Akibat Korupsi

Kamis, 6 November 2025 - 18:42 WIB

PW GPA DKI Jakarta Dukung Dianugerahinya Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Minggu, 2 November 2025 - 21:24 WIB

PW GPA DKI Jakarta Apresiasi Tuan Rumah Jambore Nasional Yang Berjalan Sukses Dan Penuh Hikmat

Jumat, 24 Oktober 2025 - 04:25 WIB

Sakti Mandraguna, Oknum Guru Di Bekasi Berstatus DPO Masih Aktif Mengajar

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:04 WIB

Revitalisasi Sekolah atau Rekayasa Anggaran? Dugaan Penyimpangan Proyek SMP PGRI 2 Ciambar Makin Menguat

Senin, 20 Oktober 2025 - 05:57 WIB

Dugaan Serangan Terencana, SWI Desak Polri Bentuk Tim Investigasi Khusus

Berita Terbaru