Peristiwa mencekam itu terjadi di tempat yang ramai. Pelaku KT (60), warga Lau Pinggan Kelurahan Gung Negeri Kabanjahe secara membabi-buta menikami korban AJS (49), warga Jalan Kapten Pala Bangun Kabanjahe.
Tersangka menyebut dirinya tidak terima atas perbuatan korban menyelingkuhi istrinya. Ia mengaku sudah pernah mengingatkan korban agar jangan diteruskan lagi.
“Tiga bulan lalu saya datangi rumah korban, tapi ia marah dan mengambil linggis serta mengancam dan mengejar saya hingga stasiun Arih Ersada. Saya terpaksa lari menyelamatkan diri karena dia membawa linggis,” ujarnya.
Sebelum kejadian tersebut, ia sempat pergi ke pajak Kabanjahe membeli pisau untuk keperluan rumah tangga dan sekitar pukul 17.00 wib pulang melalui Pasar Baru.
Sesampainya di seputaran Plaza Kabanjahe, korban datang mengendarai sepeda motor. Korban yang melihat tersangka segera menghentikan kendaraan dan langsung mengejarnya.
“Melihat gelagat tidak baik, saya lari ke arah Plaza Kabanjahe, selanjutnya korban balik menuju sepeda motor yang dia parkirkan,” ungkapnya.
Merasa sudah terancam pelaku akhirnya balik mendatangi korban dan langsung menikaminya dari arah belakang sehingga terjadi kejar-kejaran di aera pedagang ponsel di dalam Plaza itu.
“Dia sempat meraih bangku dan memukul saya, tapi saya sudah terlalu emosi hingga nenikam tubuh korban berulang kali. Kalau tidak salah ada 8 kali,” terang KT.
Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha membenarkan kejadian tersebut. Korban mengalami luka tikaman senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya dan meninggal dunia di TKP.
“Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi. Sedangkan tersangka diamankan di Polres Karo dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya kepada media.
KAPERWI NASIONAL SUMUT
AKURAT NEWS 24.COM
RIAL REVANSIUS TARIGAN






































