Belasungkawa Insiden Bus di Tanah Suci, Alshaf Tour Sarankan Menag RI Awasi Akomodasi Teknis Jemaah Umrah

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:15 WIB

50196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan

Direktur PT Safira Makkah Madina (Alshaf Tour) H. Andi Suwandani Harahap, S.H.,M.H., turut mengucapkan belasungkawa atas insiden kecelakaan antara Bus rombongan Jamaah Umrah dengan Mobil Jeep yang terjadi di Jalan Wadi Qudaid (Madinah-Mecca Road) berjarak sekitar 150 km dari Kota Jeddah, pada Kamis, 20 Maret 2025 lalu. Senin, (24/03/2025).

“ Iya pasca insiden kecelakaan 20 Maret kemarin, Alshaf Tour juga langsung mendapatkan informasi dari perwakilan kami yang berada di Tanah Suci. Kami juga sangat kaget mendapatkan informasi tersebut, terlebih lagi jika ditotal ada 20 orang WNI jamaah umrah yang menjadi korban di dalam Bus tersebut, termasuk 6 orang WNI diantaranya yang meninggal dunia”.

“Mewakili seluruh keluarga besar PT Safira Makkah Madina (Alshaf Tour), kami mengucapkan turut berbelasungkawa, semoga para almarhum diterima segala amal ibadahnya dan mendapat kemuliaan di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala , mengingat mereka meninggal dalam perjalanan ibadah umrah. Begitu pula terhadap para keluarga dan kerabat yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan”. Ungkap pria yang akrab disapa Haji Andi itu kepada awak media.

Menanggapi insiden kecelakaan bus tersebut, lebih lanjut sebagai perusahaan jasa yang bergerak di layanan penyelenggaraan pemberangkatan ibadah umrah, PT Safira Makkah Madina (Alshaf Tour) melalui H. Andi Suwandani Harahap berpendapat bahwa terhadap insiden tersebut belum dapat ditentukan kadar kesalahan berasal dari pihak mana, sebab kejadian seperti ini bukan kali pertamanya terjadi.

Menurutnya, justru dengan adanya insiden ini, menjadi koreksi sekaligus evaluasi bersama, sehingga untuk menghindari kejadian serupa dikemudian hari, pihaknya memberikan saran atau masukan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia agar kedepannya sangat penting membuat suatu kebijakan yang menekankan aspek pengawasan terhadap akomodasi teknis perjalananan ibadah setiap kloter jamaah yang akan berangkat ke tanah suci, baik haji maupun umrah khususnya terhadap akomodasi transportasi yang menjadi sarana vital dan berpengaruh dalam memobilisasi destinasi jamaah selama di tanah suci.

“Semua ini qodarulah”, pada dasarnya tidak ada yang ingin mendapatkan musibah seperti ini, baik pihak travel maupun para jamaah. Keduanya sama-sama ingin perjalanan ibadah umrah yang di mulai dari kepergian menuju ke tanah suci sampai kepulangan ke tanah air dapat berjalan dengan keadaan lancar dan selamat”.

“Untuk menghindari kejadian serupa dikemudian hari, kami memberikan masukan ke KEMENAG RI agar kedepannya pengawasan teknis akomodasi transportasi lebih diperketat. Minimal melalui terobosan kerja sama dengan perusahaan transportasi yang ada di Arab Saudi atau bisa dalam bentuk lainnya. Mengenai instrumen atau konsepnya mungkin Menteri bersama dengan Komisi VIII DPR RI dapat meluangkan waktu membahas hal itu saat dilakukan rapat kerja. Sehingga dengan adanya suatu kerja sama mungkin akan dilakukan seleksi terhadap kelayakan kondisi setiap armada atau juga bisa dibuatkan pakta integritas dari perusahaan ke para awak armada bus agar mengutamakan keselamatan penumpang, apalagi jamaah yang dilangkahkan berangkat ke tanah suci ini kesemuanya merupakan duyufullah, tamu Allah yang mesti kita muliakan serta dilayani dengan baik”. Jelasnya. (Frank_01)

Berita Terkait

Bawa Pesona ‘Land of Paradise’ ke Panggung Dunia, Kabupaten Karo Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya dengan India
Perkuat Kemitraan Strategis, Wakil Bupati Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026
Wakil Bupati Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase Periode 2026–2029
Nyambi Jualan Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polsek Pancur Batu
Sebuah video yang beredar luas di media sosial menjadi perhatian publik setelah memperlihatkan seorang perempuan yang menyampaikan keluhan terkait lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Oknum Polisi lagi Pemain Dalam Narkobo!
Fakta Sebenarnya Terungkap, Saksi Sebut Tidak Ada Pengeroyokan Dan Penyetruman Saat Kedua Pelaku Pencurian Diamankan
Dihadapan Majelis Hakim PN Medan, Manager Hotel Kristal Sebut Tidak Ada Penganiayaan Saat Penangkapan Maling

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Digerebek Dini Hari, Cafe Gondrong di Mardingding Diduga Jadi Lokasi Peredaran Ekstasi, Tiga Orang Ditahan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Penanaman Bawang Putih Serentak, Karo Dukung Swasembada Nasional

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Bupati Karo Tegaskan Pemerintah Hadir Pastikan Keselamatan dan Pemulihan Siswa SMAN 1 Berastagi

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Festival Bunga dan Buah Naik Kelas, Bupati Karo Jajaki Sinergi Global di Tomohon International Flower Festival 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Kunjungi Moderamen GBKP, Bupati Karo Serahkan Surat Pernyataan Resmi Penyerahan Aset RSUD Kabanjahe

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Bupati Karo Dorong Lulusan Universitas Quality Berastagi Jadi Generasi Inovatif dan Berintegritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Aktivitas Kegempaan Gunung Sinabung Menurun, BPBD Karo Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Patuhi Rekomendasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Respons Cepat DP3AP2KB Kab. Karo dan Polsek Berastagi Berhasil Satukan Kembali Anak Terlantar dengan Orangtua Kandung

Berita Terbaru