Disdik Riau & Brimob Turun ke Lapangan, SMA Negeri Plus Riau Tunjukkan Kepedulian Nyata

AKURAT NEWS 24

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 01:46 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Menanggapi pemberitaan dari salah satu media daring yang memberitakan bahwa 253 siswa SMA Negeri Plus Provinsi Riau mengalami sakit massal, serta menyudutkan nama Kepala Sekolah Edi Suroto, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau melalui Komite Sekolah menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan cenderung spekulatif. Jumat (31/10/2025).

Ketua Komite SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Zulfan Effendi, M.Si., mengonfirmasi bahwa memang benar terdapat gangguan kesehatan yang dialami oleh sejumlah siswa pada pertengahan Oktober 2025.

Namun, ia menegaskan bahwa masalah tersebut bukanlah akibat dari kelalaian pihak sekolah, melainkan dipicu oleh faktor lingkungan dan daya tahan tubuh siswa yang sebagian besar mengalami gejala ringan seperti pusing, mual, dan kelelahan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan, dan tidak ditemukan indikasi kelalaian manajemen sekolah atau unsur kesengajaan yang membahayakan siswa,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Zulfan menambahkan bahwa sejak awal kejadian, langkah cepat telah diambil oleh pihak sekolah dengan memulangkan seluruh siswa ke rumah masing-masing agar dapat melakukan pemulihan kesehatan dan menyesuaikan pembelajaran secara daring.

Dalam pemberitaan media tersebut mengatakan, Dinas Disdik Riau lamban dan pasif, ini sangatlah tidak benar. Justru Dinas Pendidikan Provinsi Riau sangat peduli dan turun langsung, melihat kegiatan guru dan penjaga sekolah turun membersihkan baik itu got (parit) dan juga bersihkan sekeliling sekolah dan asrama.

Dan hari ini, Jumat tanggal 31 Oktober 2025, dimulai pagi jam 8.00 Wib, tim Gegana Brimob Polda Riau dengan tingkat kepedulian tinggi untuk kesehatan dan kemajuan pendidikan Turun langsung penyemprotan “Disinfektan”.

laporan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyurati Gegana Brimob Polda Riau. Jadi tidaklah benar seperti apa yang diberitakan media tersebut.

Pendidikan Provinsi Riau
Terkait tuntutan pencopotan Kepala Sekolah Edi Suroto yang dilontarkan oleh Ketua DPW Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB), Putra Rezeky, S.Pd.I., pihak sekolah menyayangkan adanya pernyataan yang menurut mereka tidak memiliki dasar investigatif yang jelas dan memperkeruh suasana pemulihan di lingkungan sekolah.

“Kami sangat terbuka terhadap evaluasi, tetapi tuduhan tidak Berdasar, apalagi mempolitisasi kondisi internal sekolah, justru menghambat fokus kami dalam menyelesaikan masalah kesehatan siswa,” tegas Zulfan.

Selama ini, imbuh Zulfan, Kepala Sekolah Edi Suroto (nama ini saja salah dalam pemberitaan yang diberitakan media online tersebut), dianggap telah bekerja optimal menjalankan program pendidikan berbasis asrama dan pembinaan karakter siswa sesuai dengan mandat dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Ia juga mengapresiasi keputusan Dinas Pendidikan yang menempuh langkah bijak dengan tidak gegabah melakukan pergantian kepemimpinan sebelum proses evaluasi menyeluruh dilakukan.

Terkait pernyataan bahwa peristiwa ini menandakan adanya: “gagalnya kepemimpinan”, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyatakan, keberatan atas stigmatisasi sepihak.

“Krisis kesehatan seperti ini bisa saja terjadi di mana pun. Yang lebih penting adalah bagaimana kita meresponnya secara tanggap dan tepat, dan itulah yang sudah kami laksanakan,” tutur perwakilan guru yang enggan disebutkan namanya.

Dinas Kesehatan Kampar Provinsi Riau melalui pernyataan tertulis juga menyatakan bahwa kondisi siswa saat ini sudah berangsur pulih dan tidak ditemukan faktor penyebab luar biasa, seperti keracunan massal, penyebaran virus akut, atau hal-hal lain yang mengarah pada kelalaian institusi.

“Murni kelelahan dan kemungkinan daya tahan tubuh menurun dalam konteks kegiatan berasrama dan cuaca ekstrem yang terjadi pekan tersebut,” terang petugas Dinas Kesehatan.

Pihak sekolah mengimbau seluruh masyarakat, orang tua siswa, dan media massa agar tidak cepat terprovokasi oleh informasi yang belum diklarifikasi secara utuh.

Sekolah juga akan membuka ruang dialog dan transparansi agar proses evaluasi internal dapat berjalan objektif tanpa tekanan dari opini publik yang belum tentu faktual.

Dengan sikap terbuka dan bertanggung jawab ini, SMA Plus Provinsi Riau menegaskan, komitmennya dalam menjaga keselamatan, kesehatan, dan kualitas pendidikan siswa, serta menjadikan kasus ini sebagai bahan introspeksi dan pembelajaran untuk memperkuat sistem penanganan krisis di masa mendatang.

Sampai berita ini diturunkan, perkembangan kesehatan siswa-siswi yang tetap semangat mengikuti pembelajaran online, Sehat dan tidak ada penambahan yang sakit lagi.

Tim: AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau

Berita Terkait

Kapolda Riau Hadiri Pelantikan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam Riau
AKPERSI Siapkan Langkah Konkret Dampingi Kejagung Awasi Dana Desa di Tengah Lonjakan Dugaan Penyimpangan
Polda Riau Wujudkan Riau Bebas Asap Lewat Gerakan Tanam Pohon Nasional
Dugaan Kriminalisasi IRT Dalam Kasus ITE di Polda Riau, Dr. Yudi Krismen: Diduga Ada Kekeliruan Dalam Prosedur Penyidikan
Arahan Kapolda Perkuat Operasi Zebra, Polda Riau Targetkan Turunnya Fatalitas
Pelatihan Polisi Penolong Masyarakat Wujudkan Polri yang Humanis
SMA Negeri Plus Provinsi Riau Terapkan Pembelajaran Daring Sementara, Dinas Pendidikan Kawal Langsung
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Tekankan Nilai Kebangsaan dan Kerukunan Umat dalam KKR Sport Centre Rumbai

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:33 WIB

Ke𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚𝐧 Se𝐤𝐬𝐮𝐚𝐥 Te𝐫𝐡𝐚𝐝𝐚𝐩 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐝𝐢 𝐁𝐚𝐰𝐚𝐡 𝐔𝐦𝐮𝐫 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐚𝐫𝐨.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:45 WIB

Bupati Karo Hadiri Kerja Tahun di Desa Persadanta Dusun Rumah Rih dan Desa Bunuraya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:48 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Jadi Momentum Wujudkan Kabupaten Karo Ramah Anak

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:00 WIB

Satresnarkoba Polres Karo Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Kacaribu

Senin, 20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Bupati Karo Bersama Forkopimda dan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:54 WIB

50 Unit Truk Disalurkan untuk KDKMP, Bupati Karo Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:43 WIB

Saat GSN, Satres Narkoba Polres Karo Amankan 10 Pria Positif Metamfetamina Meski Narkotika Tak Ditemukan

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:25 WIB

Satresnarkoba Polres Karo menggelar Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Desa Sukarame, Kecamatan Munte, Selasa (7/7/2026).

Berita Terbaru