Denpom I/5 Medan Ringkus Dua Anggota Geng Motor Bersenjata Pedang Samurai Dalam Baku Hantam Brutal

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:32 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN
Patroli malam yang digelar personel Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan pimpinan Letkol CPM Hanri Wira Kusuma, S.H.,M.Han., berubah menjadi aksi dramatis.

Hal itu karena mereka berhasil mengamankan dua anggota geng motor bersenjata pedang samurai dalam insiden yang mencekam di pinggiran Kota Medan.

Dalam patroli yang berlangsung Kamis malam hingga Jumat dini hari (20-21 Februari 2025), personel Denpom dipimpin oleh Pratu Eben bersama Prada Zega, menemukan dua kelompok geng motor yang saling serang dengan senjata tajam di tengah kegelapan malam.

Bentrok brutal pecah sekitar pukul 02.30 WIB, ketika patroli Denpom yang bergerak di rute pengamanan begal mendapati sekelompok pemuda berhadap-hadapan dalam duel mematikan.

Suara benturan senjata tajam menggema di jalanan, memicu ketegangan yang mencekam.

Melihat situasi yang semakin membahayakan, personel Denpom langsung mengambil tindakan tegas.

Dengan perlengkapan taktis, mereka bergerak cepat membubarkan kerumunan yang saling menyerang.

Dua anggota geng motor yang kedapatan membawa senjata tajam jenis pedang (samurai) tak berkutik saat tim patroli berhasil mengepung mereka.

Ketegangan sempat meningkat ketika salah satu tersangka mencoba melarikan diri, tetapi dengan sigap personel Denpom meringkusnya dalam hitungan detik.

Kedua pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Hamparan Perak untuk diproses lebih lanjut.

Penangkapan ini menjadi bukti nyata dari kesigapan aparat Denpom I/5 dalam menjaga keamanan Kota Medan sekitarnya dari ancaman geng motor yang kerap meresahkan warga.

Aksi heroik personel Denpom I/5 Medan ini tidak hanya mengamankan pelaku, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi kelompok kriminal yang berani mengganggu ketertiban umum.(AVID)

Berita Terkait

Bawa Pesona ‘Land of Paradise’ ke Panggung Dunia, Kabupaten Karo Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Budaya dengan India
Perkuat Kemitraan Strategis, Wakil Bupati Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026
Wakil Bupati Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase Periode 2026–2029
Nyambi Jualan Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polsek Pancur Batu
Sebuah video yang beredar luas di media sosial menjadi perhatian publik setelah memperlihatkan seorang perempuan yang menyampaikan keluhan terkait lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Oknum Polisi lagi Pemain Dalam Narkobo!
Fakta Sebenarnya Terungkap, Saksi Sebut Tidak Ada Pengeroyokan Dan Penyetruman Saat Kedua Pelaku Pencurian Diamankan
Dihadapan Majelis Hakim PN Medan, Manager Hotel Kristal Sebut Tidak Ada Penganiayaan Saat Penangkapan Maling

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Proyek Irigasi APBN di Aceh Tenggara Bobrok, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Paket DPR dan Ladang Korupsi

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:44 WIB

Heboh! Dugaan Monopoli KIP dan Pengelolaan Dana BOS di SDN Dua Biak Muli Jadi Perbincangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:48 WIB

Manajemen Bungkam, Karyawan BSI Kutacane Bangkit Lawan Dugaan Ancaman dan Pelecehan Verbal di Kantor

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:55 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:57 WIB

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:07 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa

Senin, 15 Juni 2026 - 18:41 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Iptu Hengki Harianto Intensifkan. Pemberantasan Sabu di Bumi Sepakat Segenep Agara

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:08 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Berita Terbaru