Keindahan Idul Fitri: Mempererat Ikatan Keluarga dan Merayakan Kemenangan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 1 April 2025 - 12:58 WIB

50223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Idul Fitri adalah salah satu hari raya terbesar dalam Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Perayaan ini menjadi momen untuk bersyukur, berbagi kebahagiaan, serta mempererat hubungan keluarga dan sesama.

Raichel Amanda, seorang gadis remaja, warga Jalan Besar Deli Tua, Deli Serdang, Sumatera Utara, menyampaikan bahwa momen Idul Fitri bersama keluarga selalu dinantikan. “Selain sebagai perayaan kemenangan spiritual, ini juga menjadi kesempatan untuk berkumpul dan mempererat kasih sayang di antara anggota keluarga,” ujarnya, Senin (31/03/2025).

Sebagai bagian dari tradisi, banyak keluarga mempersiapkan berbagai hal untuk merayakan Idul Fitri, mulai dari membersihkan rumah, menyiapkan hidangan istimewa, hingga membeli pakaian baru. Persiapan ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga simbol dari kebersihan hati dan semangat baru dalam menyambut hari kemenangan. Selain itu, rumah-rumah juga dihiasi dengan ornamen khas lebaran seperti ketupat, lampu-lampu hias, serta aroma khas kue-kue lebaran yang menggoda, menciptakan suasana penuh sukacita.

Raichel yang akrab disapa Ichel menambahkan bahwa shalat Idul Fitri adalah ritual yang tak boleh dilewatkan. “Shalat berjamaah di pagi hari memiliki makna mendalam. Banyak keluarga pergi bersama ke masjid atau lapangan terbuka, membawa anak-anak dan orang tua. Setelah itu, khutbah Idul Fitri mengingatkan kita untuk menjaga ukhuwah dan berbuat kebaikan kepada sesama,” jelasnya.

Sementara itu, Fathia Ukhti Djunaidi, S.P., M.M., menambahkan bahwa bermaaf-maafan menjadi tradisi khas dalam perayaan Idul Fitri. “Sebelum berkunjung ke rumah sanak saudara atau teman, keluarga biasanya saling meminta maaf. Momen ini penuh haru, karena kita saling memaafkan segala kesalahan dan berharap dapat memulai lembaran baru yang lebih baik. Ucapan ‘Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin’ menjadi simbol kasih sayang dan kebersamaan,” katanya.

Perayaan Idul Fitri juga menjadi momen sempurna untuk berkumpul dengan keluarga besar. Tradisi makan bersama menjadi salah satu yang paling dinanti, dengan hidangan khas lebaran seperti opor ayam, ketupat, rendang, dan aneka kue manis. Selain itu, memberi dan menerima uang saku atau amplop lebaran juga menjadi kebiasaan yang telah lama berlangsung, membawa kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak.

Selain bersama keluarga inti, Idul Fitri juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan tetangga, teman, dan kerabat. “Banyak yang melakukan kunjungan ke rumah saudara atau tetangga, berbagi makanan, serta berdoa untuk kebaikan bersama,” tambah Fathia.

Senada dengan itu, Syopirani Bru Ginting menyatakan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang kesenangan, tetapi juga refleksi spiritual setelah Ramadan. “Ini adalah waktu untuk merenung tentang arti puasa, pentingnya berbagi dengan sesama, dan bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Perayaan ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT dan bertekad memperbaiki diri di masa mendatang.”

Hadir dalam perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025 di kediaman Asmarani, antara lain Yeny Helfiana Lubis, Yuana Fitria, Rahmawati, serta segenap keluarga besar Alm. Bapak Syafii dan Alm. Ibu Zahara.

Idul Fitri bukan hanya perayaan kebahagiaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya kebersamaan, saling memaafkan, dan menjaga silaturahmi. Perayaan ini mengajarkan nilai-nilai luhur untuk terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.(red)

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan Strategis, Wakil Bupati Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026
Wakil Bupati Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase Periode 2026–2029
Nyambi Jualan Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polsek Pancur Batu
Sebuah video yang beredar luas di media sosial menjadi perhatian publik setelah memperlihatkan seorang perempuan yang menyampaikan keluhan terkait lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Oknum Polisi lagi Pemain Dalam Narkobo!
Fakta Sebenarnya Terungkap, Saksi Sebut Tidak Ada Pengeroyokan Dan Penyetruman Saat Kedua Pelaku Pencurian Diamankan
Dihadapan Majelis Hakim PN Medan, Manager Hotel Kristal Sebut Tidak Ada Penganiayaan Saat Penangkapan Maling
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:09 WIB

Luruskan Konteks Pendataan ASN, Pemkab Karo Ajak Masyarakat Jaga Etika Digital dan Rawat Persatuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:24 WIB

Tim LINGKABER Polres Karo Intensifkan Patroli Malam, Cegah 3C dan Tawuran Remaja

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:33 WIB

Ke𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚𝐧 Se𝐤𝐬𝐮𝐚𝐥 Te𝐫𝐡𝐚𝐝𝐚𝐩 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐝𝐢 𝐁𝐚𝐰𝐚𝐡 𝐔𝐦𝐮𝐫 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐚𝐫𝐨.

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:48 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Jadi Momentum Wujudkan Kabupaten Karo Ramah Anak

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:00 WIB

Satresnarkoba Polres Karo Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Kacaribu

Senin, 20 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bupati Karo Terima Audiensi Forum Petani Bunga, Bahas Tata Niaga dan Perlindungan Petani Lokal

Senin, 20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Bupati Karo Bersama Forkopimda dan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:54 WIB

50 Unit Truk Disalurkan untuk KDKMP, Bupati Karo Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Berita Terbaru