Lapas Perempuan Bandung Menjadi Laboratorium Praktik Mahasiswa STIKes Budi Luhur Cimahi

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 16:17 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam bidang kesehatan.

Pada Sabtu, 26 April 2025, sebanyak 34 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Ners STIKes Budi Luhur Cimahi (kelas Bayu Asih) melakukan kunjungan lapangan ke Lapas Perempuan Bandung sebagai bagian dari Praktik Mata Kuliah Keperawatan Berisiko Tinggi.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman nyata, di mana Lapas Perempuan Bandung berperan sebagai laboratorium praktik lapangan bagi para calon perawat.

Pada kesempatan kali ini, mahasiswa mendapat materi terkait aspek psikoreligius dalam keperawatan—sebuah pendekatan penting dalam merawat pasien dengan kondisi risiko tinggi, khususnya dalam konteks psikososial dan spiritual.

Kepala Lapas Perempuan Bandung, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan STIKes Budi Luhur Cimahi.

Ia juga berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat ganda, baik bagi mahasiswa dalam memperluas wawasan praktik keperawatan, maupun bagi warga binaan yang dapat merasakan dampak positif dari interaksi edukatif ini.

“Lapas bukan hanya tempat pembinaan, tapi juga ruang belajar bersama. Hari ini, mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana pendekatan psikoreligius diaplikasikan dalam setting yang penuh tantangan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Mahasiswa mengikuti sesi observasi dan interaksi yang difasilitasi oleh petugas serta tenaga medis lapas, sambil tetap menjunjung tinggi etika dan protokol yang berlaku.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara Lapas Perempuan Bandung dan institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan empati tinggi.(AVID/rel)

Berita Terkait

Kasus di Polres Sleman Jilit II Muncul di Medan, Ketua Komisi III DPR RI Atensi Kasus Korban Pencurian Dijadikan Tersangka di Polrestabes Medan
Aliansi Cipayung Plus Akan Demo Polrestabes Medan Meminta Penghentian Segala Bentuk Represivitas dan Kriminalisasi
Polrestabes Medan Akan Di Demo Mendesak Kapolrestabes Medan Menepati Janji Menyelesaikan Kasus Korban Yang Disuruh Polisi Nangkap Maling Jadi Tersangka !
Korban Maling Dijadikan Tersangka Diduga Penuh Rekayasa, Masyarakat Akan Demo Meminta Kapolrestabes Medan Tepati Janjinya Menyelesaikan Kasus!
Anak 12 Tahun Meninggal dunia diduga dianiaya Ibu Tirinya, Pengamat Hukum Pidana: Penyidik Harus Menerapkan UU Perlindungan Anak dan KUHP Nasional
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Pengurus PERSI–MAKERSI Wilayah Sumatera Utara Serangkai Seminar-Workshop Kesehatan
Bupati Karo Hadiri Pelantikan Pengurus PERSI–MAKERSI Wilayah Sumatera Utara Periode 2026–2030 dan Seminar-Workshop Perumahsakitan Ke-16
Bupati Karo Hadiri Rakor Penataan Kawasan Perkotaan dan Pariwisata Sumut

Berita Terkait

Jumat, 14 Februari 2025 - 02:34 WIB

Pagar Nusa Wilayah Jatim Kawal Pelantikan Kepala Daerah yang Aman dan Kondusif

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Berita Terbaru

error: Content is protected !!