Tuntutan Pembubaran DPR, PW GPA DKI : Masyarakat Waspada Terhadap Intervensi Asing dalam Kedaulatan Nasional

AKURAAT 24

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:41 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Agustus 2025 — Sejumlah kalangan menyoroti dinamika politik terbaru terkait aksi demo tuntutan pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai tidak hanya sebagai manuver internal, melainkan juga diduga kuat dipengaruhi oleh kepentingan asing. Langkah tersebut memunculkan kekhawatiran serius terkait upaya pelemahan sistem demokrasi dan kedaulatan politik nasional.

“Indikasi adanya intervensi eksternal dalam proses politik domestik tidak bisa diabaikan begitu saja. Pembubaran DPR, jika benar-benar dilakukan, bisa menjadi pintu masuk bagi kekuatan asing untuk melemahkan institusi demokrasi kita dari dalam,” ujar Ketua GPA Provinsi DKI Jakarta, Dedi Siregar, dalam pernyataan resminya.

Berdasarkan informasi yang beredar di berbagai kalangan diplomatik dan analis geopolitik, mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono juga mengetahui adanya campur tangan asing di balik kericuhan demo pada 28 Agustus di DPR RI. Diduga ada pihak asing yang memiliki pengaruh besar terhadap negaranya.

Terdapat dugaan bahwa beberapa kekuatan asing memiliki kepentingan strategis untuk memengaruhi arah kebijakan nasional Indonesia, terutama di bidang sumber daya alam, pertahanan, dan regulasi ekonomi.

“Langkah-langkah delegitimasi lembaga legislatif bisa jadi bagian dari skenario jangka panjang untuk mengalihkan kontrol terhadap kebijakan negara. Ketika lembaga perwakilan rakyat dilemahkan atau dibubarkan, maka ruang partisipasi publik dan transparansi pemerintahan juga ikut terkikis,” tambah Dedi Siregar.

Pihaknya mendesak agar Presiden dan seluruh pemangku kepentingan menjaga stabilitas sistem ketatanegaraan dan tidak terjebak pada tekanan eksternal maupun kepentingan kelompok tertentu yang ingin memanfaatkan situasi.

Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah berupaya membangun kemandirian melalui empat program utama: kedaulatan pangan, kedaulatan energi, hilirisasi industri, dan MBG. “Cita-cita besar ini pasti menghadapi tantangan. Salah satunya, pihak asing mencoba mengacaukan bangsa ini dengan memanfaatkan momentum,” tegas Dedi.

“Kami menolak segala bentuk intervensi asing dalam urusan politik dalam negeri. Kami meminta kepada pemerintah untuk tetap menjaga keutuhan lembaga demokrasi seperti DPR sebagai wujud kedaulatan rakyat.”

Sementara itu, masyarakat sipil, akademisi, dan tokoh-tokoh nasional diimbau untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam narasi opini di media sosial yang mem-framing isu pembubaran DPR. Integritas proses demokrasi harus tetap dijaga di tengah meningkatnya polarisasi dan potensi manipulasi informasi yang kian masif.

Salam hormat,
PIMPINAN WILAYAH
GERAKAN PEMUDA AL WASHLIYAH
PROVINSI DKI JAKARTA

KETUA,
Dedi Siregar

Berita Terkait

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Telegram Panglima TNI Siaga 1, Dedi Siregar: Langkah Tepat Lindungi Negara
Diskusi Ramadan DPP LIPPI: Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Gerakkan Ekonomi Rakyat
Kapolda Sumbar Gelar Doa Akbar di Masjid Raya, DPP LPPI: Contoh Polisi Humanis dan Religius
Indonesia Darurat Perdagangan Orang, JARNAS Anti-TPPO Desak Reformasi Sistemik
PW GPA DKI Jakarta Ingatkan KPF Profesional dan Tak Bangun Opini Negatif ke TNI
Kedai Mamah Pademangan Gelar Bukber Sekaligus Nobar Film di Micro Cinema Kedai Mamah Pademangan
Strategi Kepala BGN Dadan Hindayana Beri Insentif per Hari untuk SPPG dinilai Sangat Tepat dan Efisien
BAPERA Sajikan Ratusan Ta’zil dan Nasi Kotak Selama Ramadhan 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 14 Februari 2025 - 02:34 WIB

Pagar Nusa Wilayah Jatim Kawal Pelantikan Kepala Daerah yang Aman dan Kondusif

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Berita Terbaru

error: Content is protected !!