Warga Desa Sangir Gelar Tawar Kampung, Tolak Bala dan Doa Bersama di Tengah Kemarau Panjang

AKURAAT 24

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 16:32 WIB

50806 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues. AKURATNEWS24  – Masyarakat Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, menggelar acara adat Tawar Kampung dan Tolak Bala sebagai bentuk ikhtiar kolektif menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan. Acara ini dilaksanakan pada Senin, 7 Juli 2025, dan menjadi momentum kebersamaan warga dalam memanjatkan doa dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar segera diturunkan hujan serta dijauhkan dari segala bencana.

Acara adat ini diinisiasi langsung oleh Kecik (Kepala Desa) Sangir, Tamrin, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, baik dari pemerintahan maupun unsur masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Dabun Gelang, Rahmat, S.Pd., yang turut memberikan dukungan moril atas penyelenggaraan acara yang kaya akan nilai spiritual dan budaya ini. Selain itu, turut hadir pula Anggota DPRD Gayo Lues dari Fraksi Demokrat, Hasan, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dalam menjaga dan melestarikan tradisi leluhur yang sarat makna.

Jajaran aparat desa dan Babinsa juga turut hadir dan bersatu dalam doa bersama masyarakat. Keterlibatan unsur keamanan desa dalam acara ini menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti ini tidak hanya penting bagi masyarakat adat, namun juga diakui sebagai bagian dari harmoni sosial yang perlu dijaga bersama.

Acara tolak bala ini ditandai dengan pelaksanaan Tawar Kampung, yaitu ritual adat masyarakat Gayo yang dilakukan untuk memohon keselamatan, kesehatan, serta kesejahteraan seluruh warga desa. Dalam pelaksanaannya, masyarakat melakukan berbagai rangkaian kegiatan adat, termasuk pembacaan doa bersama oleh para tokoh agama dan tetua adat, serta prosesi pemotongan satu ekor kerbau sebagai simbol persembahan kepada alam dan rasa syukur atas limpahan berkah yang selama ini telah diterima.

Selain sebagai bentuk doa meminta hujan, acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan piatu dari Desa Sangir. Sebanyak 21 orang anak yatim piatu menerima santunan dari pemerintah desa dan para donatur lokal. Pemberian santunan ini menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama, khususnya anak-anak yang telah kehilangan orang tua mereka dan membutuhkan perhatian serta kasih sayang dari lingkungan sekitar.

Kepala Desa Sangir, Tamrin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan seluruh unsur masyarakat dalam menghadapi situasi sulit akibat musim kemarau yang cukup panjang. Ia juga menyebut bahwa hujan yang turun pada malam setelah acara, bahkan berlanjut hingga keesokan harinya, menjadi sebuah pertanda baik dan disambut dengan penuh rasa syukur oleh warga.

Anggota DPRD Hasan menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal seperti ini harus terus didukung, sebab menjadi identitas dan kekuatan moral masyarakat dalam membangun daerah. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan maupun kabupaten sebagai bagian dari pelestarian nilai-nilai budaya.

Camat Dabun Gelang, Rahmat, S.Pd., menyambut baik penyelenggaraan acara ini dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan, baik yang bersifat sosial maupun alam. Ia juga mengingatkan pentingnya gotong royong sebagai nilai inti dalam kehidupan masyarakat desa.

Kegiatan ini berlangsung secara tertib dan penuh kekhidmatan, ditutup dengan makan bersama seluruh warga dan tamu undangan sebagai simbol syukur dan harapan bersama. Tawar Kampung dan Tolak Bala bukan hanya menjadi kegiatan adat, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan sosial dan spiritual masyarakat dengan alam dan Sang Pencipta. Dalam suasana yang hangat dan penuh keikhlasan, masyarakat Desa Sangir kembali menegaskan identitasnya sebagai komunitas yang kuat, kompak, dan penuh doa dalam menghadapi segala ujian zaman. (SITI MAISURA)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
Kapolres Gayo Lues Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu
Kapolres Gayo Lues Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu
Doa dan Kebersamaan Warnai Buka Puasa Bersama Personel Polsek Blangkejeren di Bulan Ramadan
Satreskrim Polres Gayo Lues Melaksanakan Kegiatan Pekat di Bulan Suci Ramadhan
Brimob Aceh, Adalah Sahabat Anak, Peduli Terhadap Dunia Pendidikan
Lansia Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah Warga, Visum Nyatakan Tanpa Luka Kekerasan
Kapolres Gayo Lues Terima Penghargaan Kapolda Aceh atas Keberhasilan Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:11 WIB

Bupati Karo Brigjen Pol.(Purn) Dr.dr.Antonius Ginting,,Sp.OG.,M.Kes Dorong Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:26 WIB

Sekda Kabupaten Karo Lantik 160 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polres Tanah Karo mengamankan dua tersangka kasus peredaran narkotika di Desa Bunuraya, Kecamatan Tigapanah, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:26 WIB

Bupati Karo Pimpin Rapat Pemantapan Persiapan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Karo

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:55 WIB

Momentum Ramadhan, Bupati Karo Ajak Pererat Silaturahmi dalam Buka Puasa Bersama Pemkab Karo

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:01 WIB

Forkopimda Kab.Karo Beri Kejutan Ulang Tahun ke-44 Kapolres Tanah Karo

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:59 WIB

Pemerintah Kabupaten Karo Terjun Langsung Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Tanjung Barus

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:52 WIB

Bupati Karo Turut Meriahkan Tradisi Ndurung Ikan di Embung Talimbaru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!