Aspal Tipis, Tack Coat Absen: Proyek Pemeliharaan Jalan Banjaran–Pangalengan Diduga Sarat Penyimpangan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:28 WIB

50178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung , Akurat24.com – Pekerjaan pemeliharaan berkala jalan pada Ruas Jalan Banjaran – Pangalengan dinilai bermasalah. Proyek yang saat ini tengah berlangsung berdasarkan Paket Kontrak No. 75/PUPR.08.01/BM.6.4.2.2/PPK/PJJ/UPT-III/2025 tertanggal 25 Februari 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp14,49 miliar dan dikerjakan oleh PT Purna Graha Abadi, disebut tidak sesuai spesifikasi teknis.

 

Sejumlah kalangan masyarakat bahkan menduga adanya praktik “main mata” antara pihak pelaksana dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat melalui UPTD PJJ Wilayah III Jawa Barat. Dugaan itu muncul setelah berbagai catatan teknis hasil penelusuran awak media memperlihatkan banyaknya kejanggalan di lapangan.

Temuan Lapangan

Berdasarkan pantauan langsung, ditemukan beberapa indikasi penyimpangan teknis, antara lain:

 

1. Ketebalan aspal tidak konsisten. Pada beberapa titik hanya berkisar ±3–4 cm, diduga tidak sesuai standar minimal sebagaimana tercantum dalam Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 (Subbidang Perkerasan Aspal).

 

2. Perbaikan bahu jalan tidak merata. Sebagian ruas tidak dilakukan stabilisasi maupun pembenahan, sehingga dikhawatirkan mengurangi daya dukung badan jalan.

 

3. Material aspal diduga kurang optimal. Indikasi visual menunjukkan permukaan jalan tidak padat, mudah mengelupas, dan berpotensi cepat rusak.

 

4. Tidak dilakukan milling. Lapisan lama aspal tidak dikeruk sebelum overlay, padahal Permen PUPR No. 14/PRT/M/2020 mewajibkan persiapan permukaan agar ikatan antar lapisan maksimal.

 

5. Pengeleman (tack coat) tidak merata. Bahkan di sejumlah titik tidak terlihat adanya ikatan sama sekali, yang seharusnya menjadi syarat utama kesatuan struktur lapis perkerasan.

 

Desakan Pemeriksaan

Melihat kondisi tersebut, masyarakat bersama awak media mendesak Badan Pemeriksa Keuangan serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan investigasi. Langkah ini diperlukan agar persoalan ini terang benderang, tidak menimbulkan kerugian negara maupun masyarakat, serta memastikan semua pihak menjalankan tugas secara profesional dan amanah.

 

Namun hingga kini, meskipun surat konfirmasi resmi telah dilayangkan, pihak Dinas Bina Marga dan UPTD PJJ Wilayah III Jawa Barat belum memberikan respons maupun klarifikasi.

(Tim investigasi )

Berita Terkait

Temuan Rp36,37 Miliar di Bandung Barat: Salah Anggarkan atau Lemah Pengawasan?
Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT
Hadirkan Terang di Pedalaman Papua, Satgas Yonif 521/DY Gelar Anjangsana Bantu Pemasangan Instalasi Panel Surya bagi Warga Apalapsili
Kongres KUPI Jakarta Pecahkan Rekor Kebersamaan, Dr. H. Asfifuddin Terpilih Aklamasi Pimpin Urueng Pidie se-Indonesia
Dr. H. Asfifuddin Terpilih Aklamasi Pimpin KUPI, Siap Wujudkan Organisasi yang Hadir dan Bermanfaat bagi Masyarakat
Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal
Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 01:00 WIB

Sengketa Lahan Langkat Ungkap Dugaan Lemahnya Pengawasan Agraria, DPRD Minta Negara Hadir Melindungi Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 18:27 WIB

Jiwa Reserse Membara, IPDA Gagas Pimpin Pengungkapan Perdagangan Satwa Dilindungi di Simalungun

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:24 WIB

Wartawan Dihalangi Saat Rekam Penyitaan, Dugaan Modus Penipuan Pegadaian Rugikan Konsumen dan Langgar Hukum

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:57 WIB

Komitmen Polsek Bosar Maligas Berantas Narkoba: Bandar Licin Dikejar Sampai Perladangan, Akhirnya Tertangkap!

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:35 WIB

Masalah Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Sendiri Belum Beres, Jangan Buat Orang Lain Jadi Kambing Hitam!

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:52 WIB

Skandal Narkoba dan Pemalsuan Dokumen di Dunia Pers: Apakah Lembaga Pengawas dan Aparat Hukum Akan Tutup Mata?

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:53 WIB

Berawal dari Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Ditnarkoba Polda Sumut: Polres Simalungun Bergerak Cepat Tangkap 5 Komplotan Penjahat Narkoba

Senin, 23 Februari 2026 - 20:27 WIB

Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030

Berita Terbaru

KARO

DI DUGA Pengedar Sabu”

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:15 WIB