AWIBB Kecam Keras!! Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Mangunjaya Tambun

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 05:21 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BEKASI — 28 September 2025 Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Desak Polisi Tangkap Dugaan Tindak Pidana Pengeroyokan UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 18 UU RI No 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang terjadi di Mangun Jaya, Tambun, Kabupaten Bekasi.

 

DPA (41) selaku korban menjelaskan bahwa korban yang merupakan wartawan sedang meliput, dimana saat meliput korban didatangi oleh terlapor yang berjumlah kurang lebih 10 orang langsung memukul korban sehingga korban mengalami luka pada mata kanan kiri, wajah, kepala dan badan bagian belakang serta handphone milik korban juga sempat dikuasai dan dihapus datanya oleh terlapor.

‎Atas kejadian tersebut korban merasa telah dirugikan, selanjutnya pelapor datang ke SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat LP guna penyelidikan dan penyidikan. Sabtu (27/9/25) malam.

‎Ketua Umum DPP Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Dyka Mahaputra didampingi Sekjend Akbar Albar dan Wabendum Hera AS dengan nada keras menyatakan bahwa aksi brutal tersebut adalah preseden hitam bagi kebebasan pers.

‎”Kami menyesalkan dan mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap wartawan di Mangun Jaya, Tambun. Ini tidak bisa ditolerir. Harus diusut tuntas dan para pelaku dihukum seberat-beratnya”, saat awak media wawancarai di RS Polri Kramat jati, Jakarta Timur dampingi korban visum. Sabtu (27/9/25) malam.

‎Dyka menambahkan, AWIBB tidak akan tinggal diam. Kasus ini akan terus dikawal hingga para pelaku diseret ke meja hijau.

‎”Kami mengajak seluruh insan pers untuk bersatu mengawal proses hukum ini. Negara tidak boleh tunduk pada arogansi preman-preman yang menginjak-injak demokrasi”.

‎Nada kecaman serupa juga datang dari Ketua DPD AWIBB Jawa Barat, Raja Simatupang, didampingi Wakil Ketua Timsus DPD AWIBB Jabar bang Edo menyebut kasus ini adalah peringatan keras bagi semua pihak bahwa kebebasan pers sedang dalam ancaman nyata.

‎”Kami mengecam keras tindakan kekerasan, intimidasi, hingga pengeroyokan terhadap wartawan di Mangun Jaya, Tambun. Negara tidak boleh kalah oleh arogansi sekelompok orang yang menghalangi tugas pers”, kata Raja dengan lantang.

‎Raja menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga para pelaku diproses hukum. Mereka mendesak kepolisian bergerak cepat, melakukan pengusutan menyeluruh, menangkap, dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam kekerasan tersebut.

‎Penegakan hukum yang adil dan transparan mutlak dilakukan. Jangan sampai ada lagi wartawan yang dipukuli hanya karena menjalankan tugas. Jika hukum lemah, maka demokrasi kita benar-benar runtuh,” tutup Raja.

‎Sumber team AWIBB

Berita Terkait

Kisah Musdalifa: Gagal Masuk SMP Negeri Terdekat Indralaya Kini Terancam Putus Sekolah, Orang Tua Mohon Solusi Pemerintah
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Ribuan Peserta Lari Lawan Karhutla di ROAD TO Bhayangkara RUN 2026 Pekanbaru
Temuan Rp36,37 Miliar di Bandung Barat: Salah Anggarkan atau Lemah Pengawasan?
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
Hadirkan Terang di Pedalaman Papua, Satgas Yonif 521/DY Gelar Anjangsana Bantu Pemasangan Instalasi Panel Surya bagi Warga Apalapsili
Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 01:00 WIB

Sengketa Lahan Langkat Ungkap Dugaan Lemahnya Pengawasan Agraria, DPRD Minta Negara Hadir Melindungi Warga

Senin, 15 Juni 2026 - 18:27 WIB

Jiwa Reserse Membara, IPDA Gagas Pimpin Pengungkapan Perdagangan Satwa Dilindungi di Simalungun

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:24 WIB

Wartawan Dihalangi Saat Rekam Penyitaan, Dugaan Modus Penipuan Pegadaian Rugikan Konsumen dan Langgar Hukum

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:57 WIB

Komitmen Polsek Bosar Maligas Berantas Narkoba: Bandar Licin Dikejar Sampai Perladangan, Akhirnya Tertangkap!

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:35 WIB

Masalah Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Sendiri Belum Beres, Jangan Buat Orang Lain Jadi Kambing Hitam!

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:52 WIB

Skandal Narkoba dan Pemalsuan Dokumen di Dunia Pers: Apakah Lembaga Pengawas dan Aparat Hukum Akan Tutup Mata?

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:53 WIB

Berawal dari Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Ditnarkoba Polda Sumut: Polres Simalungun Bergerak Cepat Tangkap 5 Komplotan Penjahat Narkoba

Senin, 23 Februari 2026 - 20:27 WIB

Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030

Berita Terbaru

KARO

DI DUGA Pengedar Sabu”

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:15 WIB