AKURAT 24 . COM |Bandung Barat, Padalarang – Kondisi akses utama menuju Kantor Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, memprihatinkan. Jalan berlubang tepat di depan kantor pemerintahan tersebut dibiarkan menganga tanpa perbaikan. Mirisnya, lubang berbahaya itu hanya ditutup seadanya dengan ban bekas oleh warga agar tidak menimbulkan kecelakaan.

Pantauan langsung awak media, kerusakan jalan berada tepat di pintu masuk Kantor Desa Padalarang. Warga sekitar mengaku sudah berulang kali melaporkan masalah ini kepada pemerintah desa, namun tak kunjung mendapat tanggapan. “Sudah kami laporkan, tapi tidak ada tindakan. Bahkan sampai pedagang kaki lima di sekitar lokasi berencana memperbaiki sendiri secara swadaya,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini pun mendapat sorotan dari Sekretaris Desa (Sekdes) Padalarang, Lalan Purnama. Saat diwawancarai, Lalan mengaku telah menyampaikan usulan agar jalan segera diperbaiki. Menurutnya, perbaikan jalan tersebut tidak membutuhkan biaya besar dan bisa dilakukan tanpa harus mengandalkan anggaran desa. “Saya sudah berkali-kali menyampaikan. Kalau dihitung, ini tidak memerlukan dana besar. Sementara PAD Desa Padalarang termasuk yang terbesar. Tapi entah mengapa, kepala desa justru mengabaikan hal ini,” tegas Lalan.
Sikap abai kepala desa terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas menimbulkan tanda tanya besar. Bagaimana mungkin akses masuk kantor pemerintahan, yang menjadi wajah pelayanan publik, justru dibiarkan rusak dan membahayakan?
Upaya tim media untuk meminta klarifikasi langsung kepada Kepala Desa Padalarang hingga kini tidak membuahkan hasil. Sang kepala desa sulit ditemui dan enggan memberikan keterangan meskipun persoalan ini sudah menjadi keluhan masyarakat.
Masyarakat berharap ada langkah cepat dan konkret dari pemerintah desa. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini bukan hanya merusak citra desa, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi warga yang melintas.
Tim investigasi Waspada Indonesia News akan terus mengawal persoalan ini, sekaligus menunggu itikad baik dari Kepala Desa Padalarang untuk menjelaskan alasan di balik kelalaian perbaikan jalan tersebut.
Red *C.S*




































