MBG di Ogan Ilir Kembali Viral, Dua Sekolah Jadi Sorotan Publik & Ini Kata Korwil Sppgnya

AKURAT NEWS 24

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:27 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Ilir, Sumatera Selatan — Program Makanan Bergizi (MBG) kembali menjadi perbincangan hangat setelah dua unggahan berbeda di media sosial memicu kritik publik terhadap kualitas menu yang diterima siswa.

Unggahan pertama dari akun Facebook Syarif Bahrus menampilkan paket MBG di Yayasan MI PIAT, Dusun 3 Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya.

Dalam foto yang beredar tampak menu berupa dua buah pisang, satu telur rebus, sepotong bolu kojo, dan beberapa butir kacang tanah.

Unggahan itu disertai rasa kecewa karena pembagian dilakukan di bulan Ramadan — momentum yang seharusnya menjadi titik fokus peningkatan kualitas asupan bagi anak-anak.

Tak berselang lama, akun Muhammad Salman juga mengunggah menu MBG di SDN 02 Kecamatan Indralaya Utara.

Dalam foto terlihat satu kemasan kecil kacang goreng, satu buah jeruk, satu telur rebus, serta dua kemasan yang menyerupai agar-agar.

Unggahan yang diposting pada Senin, 23 Februari 2026 ini menarik beragam tanggapan warganet.
Sebagian besar masyarakat mempertanyakan apakah komposisi tersebut sudah memenuhi standar gizi yang layak bagi anak usia sekolah.

Sorotan juga mengarah pada transparansi anggaran serta pengawasan pelaksanaan program.

Namun, ada juga yang menyatakan bahwa program tetap penting dan diperlukan ” asal kualitas dan pemerataannya terjamin.

Pembelaan dari SPPG Korwil: Menu Per Hari, Tidak Sama dengan Rapel
Menanggapi kritik yang beredar, salah seorang pengurus SPPG Korwil,

Liana, memberikan penjelasan melalui pesan WhatsApp: Izin pak terkait menu ini adalah menu perhari jadi tidak bisa dibandingkan dengan menu rapelan per 3 hari.

Kenapa kita pilih membagikan setiap hari supaya makanan tersebut memang fresh dan dipastikan bahwa konsumsi mereka tepat dengan kebutuhan gizi hariannya.

Dalam penjelasan tersebut ditegaskan bahwa menu harian yang dibagikan tidak bisa disamakan dengan paket rapel tiga hari dalam satu bungkus ” yang sering menjadi perbandingan netizen.

Alasan yang disebutkan adalah agar makanan yang diterima selalu segar dan sesuai kebutuhan gizi harian siswa yang aktif belajar.

Pernyataan itu juga menyebut permintaan agar tidak menggiring opini miring tanpa memastikan terlebih dahulu jenis perbandingan yang dibuat: menu harian vs rapel tiga hari.

Liana menambahkan bahwa variasi menu akan terus dievaluasi bersama kepala SPPG masing-masing sekolah.

Evaluasi Publik dan Catatan Penting Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola program maupun kepala SPPG setempat terkait dua polemik menu MBG tersebut.

Kasus ini kembali menjadi alarm publik bahwa program yang menyasar anak-anak tidak boleh sekadar berjalan secara administratif.

Gizi bukan sekadar jumlah, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan tumbuh kembang generasi.

Setiap rupiah anggaran harus sejalan dengan manfaat nyata di lapangan.

Yang dipertaruhkan bukan hanya citra program, tetapi masa depan generasi bangsa.

#RakyatNkriKawalMBG

Berita Terkait

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.
Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110
Bandung Menggema! Rakernas I XTC Siap Lahirkan Keputusan Besar
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba
Terbukti Langgar Banyak Kode Etik, Advokat TJUAN AN Selatpanjang-Riau: Hanya Dihukum Teguran Lisan, Apa Yang Terjadi ?
Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WIB

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Jumat, 10 April 2026 - 22:01 WIB

Bandung Menggema! Rakernas I XTC Siap Lahirkan Keputusan Besar

Jumat, 10 April 2026 - 19:14 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Selasa, 7 April 2026 - 17:26 WIB

Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Selasa, 7 April 2026 - 03:44 WIB

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Senin, 6 April 2026 - 03:48 WIB

Terbukti Langgar Banyak Kode Etik, Advokat TJUAN AN Selatpanjang-Riau: Hanya Dihukum Teguran Lisan, Apa Yang Terjadi ?

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:31 WIB

Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:24 WIB

Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers

Berita Terbaru

KARO

DPO POLRES KARO

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:53 WIB